Walau Marta dan Maria sama-sama mengasihi Tuhan Yesus dan demikian sebaliknya, antara mereka berdua ada perbedaan di mata Tuhan. Perbedaan inilah yang akan dibahas kali ini.
Dalam Lukas 10 : 38-42 Tuhan Yesus datang ke Betania dan ia masuk ke rumah Marta, Maria, dan Lazarus. Marta sibuk melayani Yesus dan murid-muridNya sementara Maria hanya duduk di dekat kaki Yesus dan mendengarkanNya. Melihat hal tersebut Marta meminta Tuhan Yesus menyuruh Maria membantunya. Tetapi Tuhan malah menegur Marta.
Inilah perbedaan Marta dan Maria.
1. Keintiman dengan Tuhan (intimacy)
Dengan duduk dekat kaki Tuhan, Maria memperlihatkan bahwa ia mau intim dengan Tuhan.
Sementara Marta sibuk melayani hal-hal jasmani. Marta akhirnya hanya sibuk dengan banyak perkara dan itu membuatnya pusing.
2. Rendah hati (humble)
Yohanes 11 : 1 - 3, 6
Waktu itu Lazarus hampir mati. Maria dan Marta mengabari Yesus mengenai keadaan Lazarus. Tapi Tuhan dengan sengaja menunda sampai 2 hari, baru kemudian pergi ke Betania. Ia melakukan hal itu karena ada rencana luar biasa bagi Marta, Maria, dan Lazarus.
Setelah 2 hari terlambat, Yesus datang dan Lazarus telah mati. Marta segera pergi mendatangi Tuhan Yesus sementara Maria diam di rumah. Marta mengatakan bahwa Yesus datang terlambat dan Lazarus telah mati. Tapi Tuhan tidak menggubrisnya. Selang beberapa waktu, Maria menyusul Marta ke tempat Tuhan berada. Maria tersungkur dan menangis di depan kaki Yesus. Melihat hal tersebut, hati Tuhan pun masygul. Karena kerendahan hati Maria, Tuhan Yesus ikut menangis. Tuhan tergerak dan Ia pun membangkitkan Lazarus. Kita bisa membaca bagaimana Marta dan Maria berkata hal yang sama ketika Yesus datang saat Lazarus meninggal. Tetapi hati Tuhan hanya tergerak dengan tindakan Maria. Maria tersungkur di depan kaki Yesus. Ia menunjukkan kerendahan hatinya sehingga Tuhan mau segera turun tangan mengadakan mujizat.
3. Memberi yang terbaik (Giving the best)
Yohanes 12 : 1 - 5
6 hari sebelum Paskah, Marta, Maria, dan Lazarus mengadakan perjamuan bagi Yesus. Maria mengambil Minyak Narwastu yang mahal harganya untuk mencuci kaki Yesus dan menyeka dengan rambutnya. Maria seperti telah mendapat pewahyuan bahwa 6 hari ke depan Yesus akan mati. Sementara murid Yesus, Yudas Iskariot, tidak mendapat visi tersebut. Ia menganggap Maria melakukan hal yang tidak baik dengan memboroskan sesuatu yang berharga. Seperti Maria, apa kita mau memberikan yang terbaik bagi Tuhan menjelang kedatanganNya yang kedua?
Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment